Polres Tabalong Ringkus Pelaku diduga Special Pencurian Baterai BTS

Tabalong.kalsel.polri.go.id, Polres Tabalong berhasil tangkap tiga orang diduga pelaku pencurian baterai BTS Telkomsel di Desa Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong pada senin malam (24/07) sekitar jam 18.30 wita.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik melalui Waka Polres Kompol Wildan Alberd. S.Ik pada selasa siang (25/07) ketika dikomfirmasi tim redaksi tribratanews bahwa membenarkan adanya penangkapan 3 orang diduga pelaku pencurian baterai BTS Telkomsel dengan inisial EK(24), ED(35) dan AN(37). Berdasarkan identitas ketiga orang tersebut warga Kota Samarinda Kalimantan Timur.

Dalam penangkapan ketiga orang ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Murung Pudak Iptu P. Siregar. SH beserta gabungan unit opsnal dan Polsek Jaro Polres Tabalong.

Keberhasilan Polres Tabalong dalam penangkapan ketiga diduga pelaku pencurian tersebut tidak lepas dari informasi yang diberikan oleh warga setempat kepada pihak Kepolisian Polres Tabalong ada orang yang mencurigakan disekitar Tower Telkomsel yang berlokasi di Desa Lano Jaro.

Ketiga orang tersebut tidak berkutik ketika tertangkap tangan oleh petugas, dan sempat melakukan upaya mengelabui petugas dengan menyatakan kami petugas Telkomsel, namun aksinya tidak berhasil, petugas menanyakan surat tugas, mereka tidak bisa menunjukan dan dilakukan pemeriksaan sarana mobil yang digunakan akhirnya didapati 8 buah alat berupa baterai BTS merk Shoto  dan juga beberapa jenis peralatan master kunci, kata Waka Polres Tabalong.

Hasil pemeriksaan sementara ketiga pelaku melakukan aksi di wilayah Tabalong sebanyak 7 lokasi yaitu Tower BTS simpang Marido Desa Kasiau Kec. Murung Pudak, Tower BTS Desa Kasiau Rt. 03 Kec. Murung Pudak, Tower BTS di Desa Maburai Rt. 01 Kec. Murung Pudak, Tower BTS Samping Mess BUMA Desa Padang Panjang Rt. 01 Kec. Tanta, Tower BTS Desa Agung Kec. Tanjung, Tower BTS Indosat di Desa Kasiau Rt. 01 Kec. Murung Pudak dan Towes BTS Desa Lano Kecamatan Jaro.

Sementara ketiga pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Dan pelaku akan kami jerat pasal 363 KUHpidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara, kata Waka Polres.

Penulis : Donny

Editor : Ibnu Subroto

Publish : Donny

Related posts

Tinggalkan Balasan

*