Polres Tabalong Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2020

In Polisi Kita

Polres Tabalong, Polda Kalsel – Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori, S.I.K., CFrA didampingi Pejabat Utama Polres Tabalong menggelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 di Aula Praja Utama Polres Tabalong pada Jum’at (25/15) siang.

Kapolres Tabalong menyampaikan data analisa dan evaluasi situasi kamtibmas selama tahun 2020 berbanding tahun 2019 dimulai dari penegakan hukum terhadap kejahatan di daerah hukum Polres Tabalong dengan jumlah tindak pidana 195 kasus tahun 2020 dibandingkan 141 kasus tahun 2019 atau naik 38 persen.

Demikian terhadap penyelesaian tindak pidana mengalami kenaikan 10 persen dari 149 kasus tahun 2019 menjadi 164 kasus pada tahun 2020.

Selanjutnya Prosentasi selesai tindak pidana mengalami penurunan 21 persen, pada tahun 2020 sebanyak 84 persen sedangkan 106 persen tahun 2019.

Untuk resiko terkena tindak pidana mengalami peningkatan 31 persen dari 57 jiwa tahun 2019 naik menjadi 75 jiwa pada tahun 2020.

Selang waktu terjadi tindak pidana lebih lambat 16 jam 43 menit 13 detik dilihat dari data 62 jam 7 menit 37 detik di tahun 2019 dibandikan waktu 46 jam 50 menit 24 detik pada tahun 2020.

Adapun jumlah tersangka mengalami peningkatan 34 persen dari 125 orang tahun 2019 menjadi 167 orang tahun 2020. Dari jumlah tersangka ini diantaranya 159 orang laki-laki dan 8 orang perempuan di tahun 2020 selanjutnya 115 orang laki-laki dan 10 orang perempuan di tahun 2019.

Sementara kasus menonjol di tahun 2020 adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) tahun 2019 sebanyak 25 kasus dan tahun 2020 sebanyak 40 kasus. Pencurian dengan kekerasan (Curas) tahun 2019 sebanyak 2 kasus dan tahun 2020 sebanyak 3 kasus. Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tahun 2019 sebanyak 13 kasus dan tahun 2020 sebanyak 27 kasus. Pencurian biasa (Curbis) tahun 2019 sebanyak 7 kasus dan tahun 2020 sebanyak 11 kasus.

Penganiayaan di tahun 2019 sebanyak 12 kasus dan 11 kasus tahun 2020. Pembunuhan 1 kasus tahun 2019 dan 1 kasus tahun 2020. Perjudian 8 kasus tahun 2019 dan 14 kasus tahun 2020. Penipuan 3 kasus tahun 2019 dan 10 kasus tahun 2020. Penggelapan 20 kasus tahun 2019 dan 20 kasus tahun 2020. Senjata tajam (Sajam) 10 kasus tahun 2019 dan 14 kasus tahun 2020. Perdagangan manusia atau mucikari 0 kasus tahun 2019 dan 3 kasus tahun 2020.

Kemudian kasus korupsi 1 kasus tahun 2019 dan 1 kasus tahun 2020. Illegal mining 2 kasus tahun 2019 menjadi 1 kasus tahun 2020. Illegal Logging 0 kasus tahun 2019 menjadi 1 kasus tahun 2020. Bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 13 kasus tahun 2019 dan 3 kasus tahun 2020.

Untuk kasus narkotika mengalami peningkatan 1 persen dari 82 kasus tahun 2019 menjadi 83 kasus tahun 2020. Penyelesaian tindak pidana juga mengalami peningkatan 1 persen dari 82 kasus tahun 2019 menjadi 83 kasus tahun 2020.

Jumlah tersangka narkotika mengalami peningkatan 15 persen dari 106 orang tahun 2019 menjadi 122 orang tahun 2020. Diantara jumlah tersangka ini 114 laki – laki dan 8 orang perempuan tahun 2020 kemudian 96 laki-laki dan 10 orang perempuan tahun 2019.

Barang bukti sabu-sabu berhasil disita petugas sebanyak 212,06 gram tahun 2019 dan 384,22 gram tahun 2020. Demikian Ekstasi 0,13 gram tahun 2019 dan 165 gram tahun 2020.

Obat carnophen atau zenit 232 butir tahun 2019 dan 1.830 butir tahun 2020. Obat Trexy 4.013 butir tahun 2020.

Selanjutnya handphone 74 buah tahun 2019 dan 89 buah tahun 2020. Kendaraan roda dua (R2) 13 unit tahun 2019 dan 18 unit tahun 2020. Kendaraan roda empat (R4) sebanyak 3 unit tahun 2019 dan 2 unit tahun 2020. Serta uang tunai Rp 6.530.000,-(Enam Juta Lima Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) tahun 2019 dan uang tunai Rp 12.484.000,-(Dua Belas Juta Empat Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah) pada tahun 2020.

Secara kualitas upaya penegakan hukum terhadap para pelaku dan jaringan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Tabalong meningkat, kemudian dari jumlah barang bukti yang disita petugas juga mengalami peningkatan dikarenakan daerah Kabupaten Tabalong merupakan daerah sentral lintas Provinsi Kalimantan Tengan dan kalimantan Timur, sehingga memudahkan peredaran narkotika oleh para pelaku kejahatan dan jaringan narkotika di Kalimantan Selatan umumnya, khususnya di Kabupaten Tabalong.

Demikian data analisa dan evaluasi laka lantas di Kabupaten Tabalong mengalami penurunan 52 persen dari 64 kejadian tahun 2019 menjadi 31 kejadian tahun 2020.

Korban meninggal dunia mengalami penurunan 55 persen dari 31 orang tahun 2019 menjadi 14 orang tahun 2020. Korban luka berat turun 33 persen dari 6 orang tahun 2019 menjadi 4 orang tahun 2020. Korban luka ringan turun 65 persen dari 77 orang tahun 2019 menjadi 27 orang tahun 2020. Kerugian materiil juga mengalami penurunan 61 persen dari Rp 296.000.000,-(Dua Ratus Sembilan Puluh Enam Juta Rupaih) tahun 2019 menjadi Rp 116.900.000,-(Seratus Enam Belas Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) pada tahun 2020.

Data pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan dilihat dari data tilang 2.790 kasus tahun 2019 menjadi 3.750 kasus tahun 2020 atau naik sebanyak 34 persen. Teguran pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan dari 2.772 kasus tahun 2019 menjadi 5.639 kasus tahun 2020 atau naik lebih dari 100 persen. Selanjutnya Denda pelanggaran lalu lintas juga mengalami kenaikan dari Rp 268.274.000,-(Dua Ratus Enam Puluh Delapan Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah) tahun 2019 menjadi Rp 465.112.000,-(Empat Ratus Enam Puluh Lima Juta Seratus Dua Belas Ribu Rupiah) pada tahun 2020 atau naik 73 persen.

Jumlah kendaraan yang melanggar lalu lintas juga mengalami kenaikan adalah R2 sebanyak 2.437 unit tahun 2019 menjadi 3.179 unit tahun 2020 atau naik 30 persen. R4 sebanyak 257 unit tahun 2019 menjadi 467 unit tahun 2020 atau naik 82 persen. Disusul R6 sebanyak 96 unit tahun 2019 menjadi 104 unit tahun 2020 atau naik 8 persen.

Angka laka lantas yang menyebabkan korban meninggal dunia di tahun 2020 mengalami penurunan, artinya tingkat kesadaran hukum berlalulintas masyarakat Tabalong dapat dikatakan baik, namun kedepannya kita terus tingkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum dalam berlalu lintas melalui upaya preemtif, preventif dan represif secara maksimal untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tabalong.

Diakhir acara Kapolres tabalong mengucapkan terimakasih kepada selurung angota dan jajaran atas tugas dan tanggung jawabnya selama pelaksanaan operasi mantap praja intan 2020 dalam rangka pengamanan rangkaian Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur kalsel 2020 di tabalong berlangsung aman kondusif.

Terimakasih juga kepada masyarakat tabalong, Kodim 1008 Tanjung dan pemkab Tabalong yang sangat bersinergi untuk menjaga kamtibmas selama pesta demokrasi Pilkada Kalsel yang aman, damai dan sejuk.

Saat ini berlangsung operasi lilin intan 2020, Polres Tabalong bersinergi dengan Kodim 1008 Tanjung dan jajaran serta Pemkab Tabalong dan juga mohon dukungan masyarakat dalam pengamanan perayaan natal 2020 dan tahun baru 2021 guna mewujudkan situasi kamtibmas Tabalong tetap aman kondusif.

Kami berharap dengan situasi pandemi saat ini, maka kita semua mentaati protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Tetap kompak jaga kamtibmas, jaga kesehatan, patuhi bersama protokol kesehatan, semoga pandemi ini cepat berakhir sehingga kita bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Aamiin.

You may also read!

Patroli Sambang Warga, Petugas Polsek Haruai Sampaikan Pesan Kamtibmas

Polsek Haruai - Dalam menjalin silaturahmi antara Polri dengan Masyarakat, Petugas Kepolisian Polsek Haruai sambang dan dialogis dengan masyarakat,

Read More...

Berikan Rasa Aman, Petugas Piket Polsek Haruai Sambangi Pasar Malam Di Desa Wirang

Polsek Haruai - Sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Personel Piket Polsek Haruai melaksanakan patroli sambang

Read More...

Petugas Ini Himbau Anak Remaja Di Desa Tantaringin

Polsek Muara Harus,Polres Tabalong,Polda Kal-Sel - Petugas Polsek Muara Harus Himbau Anak Remaja pada hari Minggu(04/12/2022). (more…)

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu