Operasi Jaran Intan 2019, Polres Tabalong Amankan 9 Tersangka

Operasi Jaran Intan 2019 Polres Tabalong berlangsung lamanya 12 hari terhitung mulai dari tanggal 21 Juni 2019 sampai dengan tanggal 02 Juli 2019.

Operasi Jaran adalah operasi kepolisian dengan sasaran para pelaku kejahatan kendaraan bermotor, kelompok sindikat atau jaringan kejahatan bermotor dan tempat atau lokasi yang dijadikan sasaran pelaku kejahatan bermotor.

Selama Operasi Jaran Intan berlangsung, Polres Tabalong berhasil tangkap diduga para pelaku kejahatan kendaraan bermotor sebanyak 9 orang. Dari 9 tersangka 8 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Berikut nama-nama tersangka curanmor yang berhasil ditangkap petugas :

  1. Budi Saputra alias Budi (26), pekerjaan swasta, warga perumahan Loyang Indah Kel. Jangkung Kec. Tanjung Kab. Tabalong. Ditangkap pada Jum’at (21/07) di wilayah expo center Mabu’un, Tabalong, Budi bagian dari target operasi.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) unit merk Honda Scoopy, nomor polisi DA 6011 UAA, nomor rangka MH1JFW116FK153695, nomor mesin JFW1E1156093 tahun pembuatan 2015 warna Kream-Coklat an. Maria Ulfah

  1. Bambang Irawan alias Bambang (29), pekerjaan swasta, warga Desa Karias Kecamatan Banjang, Hulu Sungai Utara.
  2. Muhammad Hanapi alias Napi (25), pekerjaan swasta, warga Desa Patarikan Kecamatan Amuntai, Hulu Sungai Utara

                Bambang Irawan dan Muhammad Hanapi ditangkap pada Jum’at (21/07) oleh Polres Barito Timur dan Polsek Ampah, Polda Kalimantan Tengah dan menjalani proses hukum di Polres Barito Timur.

                Adapun hasil penyidikan bahwa, kedua pelaku telah melakukan kejahatan curanmor di wilayah Kabupaten Tabalong. Dan kedua pelaku tersebut merupakan target operasi Polres Tabalong.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) unit sepeda motor Merk Suzuki FU 150 SCD2 (Satria F), tahun pembuatan 2014, nomor polisi: DA 4533 UK, warna putih abu-abu, nomor rangka: MH8BG41EAEJ236439, nomor mesin: G4271D229823

  1. Aspianor alias Aspi (24), pekerjaan swasta, warga Desa Pematang Kecamatan Banua Lawas, Tabalong. Ditangkap di Banua Lawas pada siang Jum’at (23/7) dalam perkara penggelapan kendaraan bermotor.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) Unit sepeda motor Scoopy warna merah dengan nomor polisi : DA 6559 UA, nomor mesin:MH1JF6116BK263138, nomor mesin: JF61E1262343

  1. Faisal Rahman alias Faisal (35), pekerjaan swasta, warga Kelurahan Belimbing Kecamatan Murung Pudak, Tabalong. Faisal (35) adalah target operasi Polres Tabalong dalam perkara penggelapan kendaraan bermotor yang ditangkap siang Senin (24) di wilayah Kabupaten Pulau Pisang, Kalimatan Tengah.

                Barang bukti disita berupa 1 (satu) Unit sepeda motor Jenis Honda Vario dengan nomor polisi : DA 6868 HZ, Warna Putih, Nomor rangka : MH1JF12139K762894,  nomor mesin : JF12E 1765861 atas nama Suwarti.

  1. M. Ryan Julianto alias Ryan (25), pekerjaan swasta, warga Kelurahan jangkung, Kecamatan Tanjung, Tabalong.
  2. Municha Ermalia Adystya alias Icha (25), warga Kelurahan jangkung, Kecamatan Tanjung, Tabalong.

                Ryan (25) dan Icha (25) adalah pasangan suami istri ditangkap di Wilayah Kabupaten Batola pada sore selasa (25/7) dalam perkara penggelapan kendaraan roda empat.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) unit mobil  Merk Nissan Type Grand Livina 1.8 XV MT. Warna Abu-abu tua Metalik, nomor polisi KT 1910 BL nomor rangka : MHBG1CG2F8J005488, nomor mesin : MR18 – 030368R atas nama jaja Suparja.

  1. Ahmad Jaini alias Ahmad (23), pekerjaan tani, warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Tabalong. Ahmad (23) Ditangkap dirumahnya yang beralamat di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya dalam perkara curanmor dan rekannya inisial AAR (32), Warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya berhasil melarikan diri dari pengejaran petugas. Sehingga AAR (32) masuk daftar pencarian orang Polres Tabalong.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) Unit sepeda motro jenis Honda Beat warna putih hijau dengan nomor polisi : DA 6275 UJ, nomor rangka : MH1JF5138CK464794, nomor mesin : JF51E-3448303

  1. Irfandi alias Andi (43), pekerjaan swasta, warga Desa Nawin, Kecamatan Haruai, Tabalong. Andi (43) salah satu target operasi Polres Tabalong yang ditangkap pada sore Kamis (27/6) di kediaman Andi (43) Desa Nawin dalam perkara sebagai tersangka penadah kendaraan hasil curanmor. Ranmor yang didapatnya dari rekannya bernama Faisal Rahman alias Faisal (35) selaku tersangka curanmor yang sudah ditangkap Polres Tabalong.

                Barang bukti yang disita berupa 1 (satu) unit sepeda motor Jenis Honda Beat Pop tahun 2015 dengan nomor polisi : DA 6502 UZ, Warna Hitam, nomor rangka : MH1JFT119FK050267, Nomor mesin : JFT1E1050227

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu Matnur, SH, MM menerangkan bahwa dari 9 orang tersangka tersebut diantaranya 5 orang Target Operasi Polres Tabalong dengan dan 4 orang Non Target Operasi dalam operasi jaran Intan 2019 Polres Tabalong.

Terimakasih kepada seluruh anggota Polres Tabalong yang terlibat operasi Jaran Intan 2019, atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas berhasil tangkap dan ungkap para pelaku kejahatan curanmor di Tabalong serta terimaksih kepada masyarakat Tabalong yang aktif memberikan informasi sehingga sangat membantu proses penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan curanmor.

Para pelaku curanmor masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di Polres Tabalong. Besar harapan Kepolisian Polres Tabalong agar kiranya masyarakat Tabalong selalu waspada parkir kendaraan bermotornya, pastikan parkir ditempat yang aman serta dalam keadaan terkunci,

Kemudian apabila membeli kendaraan bermotor pastikan surat menyurat kendaraan sah dan jelas asal usulnya, sehingga menghindari resiko tindak pidana dari hasil kejahatan kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

*