Karyawan PLTU Menangis, Berlebaran di Dalam Rutan Polres

Polres Tabalong – Sat Resnarkoba – Di bulan Ramadhan ini tak menyurut kan semangat anggota Satresnarkoba untuk tetap membrantas beredaran narkoba. Kali ini Satresnarkoba kembali berhasil aman kan seorang yang diduga pengedar Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu, yaitu seseorang dengan inisial AA(27) merupakan warga Desa Maburai Kecamatan Murung pudak Kabupaten Tabalong. Kamis ( 07/06/2018).

Diamankan nya AA (27) berawal dari laporan masyarakat pada hari Rabu tanggal 06 Juni 2018 bahwa adanya penyalahgunaan narkotika didaerah Kecamatan Kasiau / PLTU, menurut informasi yang didapat transkasi biasanya dilakukan pada saat jam istirahat AA (27) bekerja, kemudian anggota Satresnarkoba dipimpin oleh Kasat Resnarkoba IPTU Endris Ary D. melakukan penyelidikan didaerah tersebut.

Pada saat sekira jam 13.00 Wita Anggota Satresnarkoba melakukan pengintaian kemudian melihat AA (27) keluar dari tempat kerjanya di PLTU PT.TUBA kemudian anggota mengikuti terlapor sampai ditempat yang agak sepi anggota langsung melakukan penangkapan pada saat di dekati oleh anggota terlihat AA (27) membuang kotak rokok. Namun setelah diperiksa didalamnya berisi diduga narkotika golonga I jenis sabu-sabu seberat 0,24 gram, setelah dilakukan introgasi anggota meminta terlapor menujukan rumahnya kemudian dilakukan penggeledahan rumah ditemukan didalam kamar 1 (satu) buah kotak rokok yang berisi 2 (dua) paket yang diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu masing masing seberat 0,35 gram dan 0,26 gram, 1 (satu) buah timbangan, 1 (satu) buah pipet plastik warna putih dan 1 (satu) bungkus plastik klip.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba IPTU Endris Ary, S.I.K mengatakan penangkapan tersebut memang benar adanya, kami akan menindak tegas terhadap pelaku pengedar Narkotika maupun demi pengurangi peredaran Narkotika di Kabupaten Tabalong.

Atas perbuatan tersebut maka tersangka AA (27) dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda 1 miliyar rupiah dan paling banyak 10 Miliyar rupiah.(rn)

Tagline, Polda Kalsel Polres Tabalong Kapolres Tabalong.

Related posts

Tinggalkan Balasan

*