Binmas Tabalong Gelar FGD sosialisasi antisipasi kondisi tentang Penyaluran BLT, Karhutla serta Lingkungan Hidup

Polres Tabalong, Polda Kalsel – Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom  memimpin langsung kegiatan FGD (Focus Group Discussion) sosialisasi antisipasi kondisi tentang Penyaluran BLT, Karhutla serta Lingkungan Hidup di Kab. Tabalong bertempat di Halaman Pendopo Bersinar Kab. Tabalong. Rabu(01/09)

Kegiatan tersebut dihadiriKadis Lingkungan Hidup Kab. Tabalong Ir. Rowi Rawatianice, MT , UPT. Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Ir. Heriyadi, MP , Kadis Sosial Kab. Tabalong Abu Bakar, MM, Kasat Binmas Polres Tabalong AKP Cahyo Pramono dan para Bhabinkamtibmas di Polsek Jajaran Polres Tabalong.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, SH, S.I.K, M.Med.Kom dalam sambutannya mengatakan “Saya Selaku Kapolres Tabalong bersama jajaran akan selalu membantu dan mensupport stalk holder dalam menangani penanggulangan Karhutla dan pendistribusian BLT agar terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif, Pihak kami juga sudah mempunyai Satgas Pencegahan dan Satgas penegakan hukum dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh stalk Holder terkait”.

UPT. Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Ir. Heriyadi, MP menyampaikan bahwa Data Karhutla pada tahun 2020 terdapat 124 Titik Houtspot yang muncul, dan untuk tahun 2021 sampai bulan Agustus sebanyak 80 titik Houtspot, Adapun factor penyebab kebakaran hutan dan lahan disebabkan Oleh Faktor Manusia sebanyak 99 % dan Faktor Alam sebanyak 1 %. Factor manusia dikarenakan masyarakat yang ingin membuka lahan dengan biaya relative murah dengan cara membakar.

Serta Kadis Sosial Kab. Tabalong Abu Bakar, MM memaparkan Program dari Dinas Sosial Kabupaten Tabalong yaitu BST ( Periode April 2020 – Juni 2021 ) Jenis Bantuan Uang tunai Tahap pertama Rp. 600.000  dan tahap ke 2 sebesar Rp. 300.000, Bantuan Sosial Provinsi 2 Tahap di tahun 2020 jenis bantuan uang sebesar Rp. 100.000, Sembako Covid sebanyak 3 tahap tahun 2020 Jenis bantuan paket sembako, Usaha Ekonomi Produktif penambahan modal Rp. 5.000.000,- / KPM, serta Bantuan sosial Beras sebanyak 10 Kg.

Related posts

Tinggalkan Balasan

*